ANGGARAN DASAR
DAN
ANGGARAN RUMAH TANGA

agromulyo

agromulyo

KELOMPOK TANI
AGROMULYO
DESA TORONGREJO KECAMATAN JUNREJO
KOTA BATU

ANGGARAN DASAR

BAB I
NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1
(1) Kelompok Tani ini bernama Kelompok Tani AGROMULYO disingkat Poktan AGROMULYO.
(2) Kelompok Tani AGROMULYO dibentuk pada tanggal 20 Desember 2004 untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya.
(3) Kelompok Tani AGROMULYO berkedudukan di Dusun Ngukir Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

BAB II
DASAR, ASAS DAN TUJUAN

Pasal 2

(1) Kelompok Tani AGROMULYO berdasarkan Pansasila dan Undang Undang Dasar 1945 serta berasaskan Kekeluargaan.
(2) Kelompok Tani AGROMULYO tidak bisa lepas dari Gapoktan Torong Makmur dan bernaung dibawah panji-panji Gapoktan Torong Makmur
(3) Kelompok Tani AGROMULYO bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya serta masyarakat di lingkungan desanya untuk menumbuhkan potensi ekonomi perdesaan demi terwujudnya tatanan kehidupan masyarakat tani yang mandiri, maju, kreatif dan inovatif.

BAB III
LAMBANG DAN ATRIBUT

Pasal 3

(1) Bintang merupakan simbol ketuhanan yang maha esa.
(2) Kapas dan padi berarti kemakmuran anggota
(3) Bapak Ibu dan Anak berarti kekeluargaan
(4) Pita identitas organisasi

BAB IV
KEANGGOTAAN

Pasal 3
Jenis Keanggotaan

Anggota Kelompok Tani AGROMULYO terdiri dari anggota biasa, dan anggota kehormatan.

(1) Anggota biasa adalah para petani baik petani pemilik, petani penggarap, buruh tani maupun rumah tangga tani, peternak yang telah memenuhi syarat ( menjadi anggota kelompok tani aktif )dan menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kelompok Tani AGROMULYO dan berdomisili di Desa Torongrejo.

(2) Anggota kehormatan adalah keanggataan yang bersifat terbatas bagi kalangan tertentu di luar kriteria keanggotaan biasa dan luar biasa karena memiliki keistimewaan, prestasi, kontribusi, pada Poktan walaupun berdomisili diluar Desa Torongrejo serta diusulkan oleh pengurus dan disahkan oleh forum tertinggi gapoktan.

Pasal 4
Hak dan Kewajiban Anggota

(1) Setiap anggota memiliki hak :
a. Mendapatkan pelayanan yang memadai dalam rangka penyelenggaraan program-program Poktan.
b. Menyampaikan pendapat, saran, pertanyaan, dan kritik baik secara lisan maupun tertulis kepada pengurus Poktan.
c. Menjadi pengurus Poktan bagi setiap anggota biasa yang memenuhi persyaratan tertentu.
d. Memilih dan dipilih bagi setiap anggota biasa sesuai dengan mekanisme organisasi.
e. Memperoleh fasilitas keanggotaan seperti kartu tanda anggota, pinjaman alsintan bagi setiap anggota.
f. Mendapatkan informasi yang seluas-luasnya mengenai perkembangan Poktan.

(2) Setiap anggota memiliki kewajiban :
a. Mematuhi AD / ART serta ketentuan – ketentuan organisasi lainya.
b. Mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh poktan.
c. Menjaga nama baik organisasi.
d. Rela membayar iuran bila benar-benar dibutuhkan.

BAB V
SUSUNAN ORGANISASI

Pasal 5

Susunan organisasi Kelompok Tani AGROMULYO terdiri atas :
a. Pengurus.
b. Seksi – seksi.

Pasal 6

Pengurus

(1) Pengurus Kelompok Tani AGROMULYO adalah Anggota Kelompok Tani yang telah memenuhi syarat yang dipilih dalam Rapat Anggota Kelompok Tani dengan susunan :
a. Ketua;
b. Sekretaris;
c. Bendahara ;
d. Seksi – seksi Usaha.

(2) Masa bakti pengurus adalah 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali pada jabatan yang sama.

Pasal 7
Hak Pengurus

Pengurus poktan mempunyai hak dan kewenangan untuk :
a. Memutuskan untuk menerima atau menolak terhadaap usulan penerimaan anggota baru maupun pemberhentian anggota setelah mendengarkan saran pendapat dan masukan dari berbagai pihak dengan tetap mengedepankan norma-norma keadilan, kearifan dan kebijaksanaan.
b. Membuat struktur organisasi, badan-badan kelengkapan dan tata kerja Sekretariat.
c. Mengangkat dan memberhentikan Seksi – seksi.
d. Melakukan upaya-upaya yang bermanfaat sesuai tugas dan fungsinya demi kepentingan Kelompok Tani yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kelompok Tani AGROMULYO.
e. Memberikan sanksi terhadap Anggota poktan yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dengan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kelompok Tani AGROMULYO.
f. Mendapatkan imbalan jasa yang besarnya ditetapkan dalam rapat pengurus.

Pasal 8
Kewajiban Pengurus

Pengurus Kelompok Tani AGROMULYO berkewajiban :
a. Menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan dalam Rapat Anggota.
b. Menyelenggarakan rapat-rapat permusyawaratan.
c. Memberikan pertanggungjawaban keuangan dan pelaksanaan tugas-tugas-nya dalam Rapat Anggota.
d. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan poktan.
e. Merumuskan kebijakan dan solusi terhadap permasalahan anggotanya, yang tidak bertentangan dengan ketentuan poktan.

BAB VI
KEDAULATAN

Pasal 9

Kedaulatan tertinggi Kelompok Tani AGROMULYO berada di tangan anggotanya dan dilaksanakan sepenuhnya oleh Rapat Anggota.

BAB VII
PERMUSYAWARATAN

Bagian Pertama
Rapat
Pasal 10

(1) Jenis-jenis Rapat adalah:
a. Rapat Anggota;
b. Rapat Pengurus;
c. Rapat Koordinasi;

(2) Dalam Kondisi tertentu dapat diselenggarakan Rapat Anggota Luar Biasa

Bagian Kedua
Musyawarah
Pasal 11

(1) Jenis-jenis Musyawarah :
a. Musyawarah Kerja Pengurus;
b. Rembuk Warga;
c. Jenis-jenis musyawarah lain.

BAB VIII
PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 12

(1) Pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.
(2) Apabila pengambilan keputusan sebagaimana dimaksud ayat (1) tidak dapat dicapai, maka pengambilan keputusan dilaksanakan berdasarkan suara terbanyak melalui pemungutan suara atau voting.
(3) Semua hasil keputusan dari setiap permusyawaratan dituangkan dalam sebuah berita acara rapat yang ditanda tangani oleh pimpinan rapat.

BAB IX
KEUANGAN

Pasal 13

(1) Sumber Keuangan poktan diperoleh dari :
a. Uang Pangkal;
b. Simpanan Pokok;
c. Simpanan Wajib;
d. Simpanan Sukarela;
e. Bantuan dari Pemerintah;
f. Penerimaan-penerimaan lain yang halal, sah dan tidak mengikat.
(2) Penyajian laporan keuangan dilakukan secara Sistematis, Kronologis, Informatif, Accountable dan Auditable.
(3) Pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan dan menjadi tanggung-jawab Pengurus poktan.

BAB X
SEKRETARIAT

Pasal 14
(1) Untuk menyelenggarakan administrasi Kelompok Tani AGROMULYO dibentuk Sekretariat.
(2) Struktur Organisasi, badan-badan kelengkapan dan tata kerja Sekretariat ditetapkan oleh Pengurus poktan.
(3) Serektariat Kelompok Tani AGROMULYO berada di wilayah Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

BAB XI
KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 15
Ketentuan-ketentuan mengenai penyesuaian Kepengurusan Kelompok Tani AGROMULYO dipilih, ditetapkan dan disahkan berdasarkan Anggaran Dasar poktan melalui Rapat Anggota poktan.

BAB XII
LAIN-LAIN

Pasal 16
Setiap Anggota mempunyai hak yang sama untuk dipilih menjadi Pengurus poktan berdasarkan kualitas, sumber daya manusia dan kesetaraan gender.

BAB XIII
PEMBUBARAN

Pasal 17
(1) Kelompok Tani AGROMULYO hanya dapat dibubarkan oleh Rapat Anggota Luar Biasa.
(2) Apabila terjadi pembubaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) maka seluruh aset Kelompok Tani AGROMULYO diserahkan kepada organisasi sosial kemasyarakatan.

BAB XIV
PENUTUP

Pasal 18
(1) Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga poktan.
(2) Anggaran Dasar ini hanya dapat diubah oleh Rapat Anggota.
(3) Dengan disahkannya Anggaran Dasar ini maka ketentuan-ketentuan poktan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar ini dinyatakan gugur dan tidak berlaku.

ANGGARAN RUMAH TANGGA
BAB I
LAMBANG

Pasal 1
(5) Bintang merupakan simbol ketuhanan yang maha esa.
(6) Kapas dan padi berarti menggambarkan kemakmuran anggota
(7) Bapak Ibu dan Anak berarti kekeluargaan .
BAB II
KEANGGOTAAN

Bagian Pertama
Persyaratan
Pasal 2
(1) Persyaratan untuk menjadi anggota Kelompok Tani AGROMULYO:
a. Petani yang berdomisili di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.
b. Menyetujui dan sanggup melaksanakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga poktan.
c. Sanggup aktif melaksanakan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh poktan.
d. Tidak sedang menjadi anggota poktan yang lain.
(2) Setelah memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud ayat (1), ditetapkan menjadi anggota poktan dan kepadanya dapat diberikan kartu anggota poktan.

Bagian Kedua
Pemberhentian Anggota
Pasal 2

Anggota Kelompok Tani AGROMULYO berhenti karena :
a. Meninggal dunia;
b. Atas permintaan sendiri secara tertulis;
c. Diberhentikan;
d. Menjadi anggota poktan lain.

Pasal 3
(1) Pemberhentian atau pemberhentian sementara Anggota Kelompok Tani AGROMULYO dapat dilakukan karena :
a. Melakukan perbuatan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kelompok Tani AGROMULYO.
b. Dengan sengaja tidak melaksanakan kewajibannya sebagai anggota poktan.
c. Menjadi anggota poktan lain.
(2) Pemberhentian anggota sebagaimana dimaksud pasal 3 ayat (1) huruf a, b dan c dilakukan oleh Pengurus poktan setelah sebelumnya diberikan peringatan secara tertulis 3 (tiga) kali berturut-turut secepat-cepatnya 30 (tiga puluh) hari dan selambat-lambatnya 60 (tiga puluh) hari.
(3) Pemberhentian anggota sebagaimana dimaksud pasal 3 ayat (1) huruf a, b dan c, dilakukan, setelah yang bersangkutan menyelesaikan segala tanggungan piutangnya kepada poktan sebelum mengakhiri keanggotaannya.
(4) Apabila keanggotaan seseorang berakhir maka uang simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan suka rela dikembalikan kepada yang bersangkutan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak keanggotannya berakhir.
(5) Pemberhentian Anggota sebagaimana yang dimaksud pada pasal 3 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) dibuktikan dengan Surat Keputusan Pengurus Kelompok Tani AGROMULYO.

BAB III
KEPENGURUSAN
Bagian Pertama
Persyaratan

Pasal 4
Untuk dapat dipilih sebagai Pengurus Kelompok Tani AGROMULYO harus memenuhi persyaratan:
a. Beriman dan bertaqwa kepada Alloh SWT, berakhlaq yang baik, mempunyai kemampuan managerial serta memiliki dedikasi yang tinggi terhadap Kelompok Tani AGROMULYO;
b. Tidak sedang menjalani pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
c. Dipilih oleh Anggota dalam Rapat Anggota atau rapat Anggota Luar Biasa yang telah memenuhi kuorum.

Pasal 5
(1) Seorang Anggota Kelompok Tani AGROMULYO hanya dapat dipilih pada jabatan Ketua, Sekretaris dan Bendahara untuk 3(tiga) kali masa bakti berturut-turut atau tidak berturut-turut.
(2) Seorang Anggota Kelompok Tani AGROMULYO dilarang memegang jabatan rangkap pada jabatan struktural.
(3) Apabila terjadi rangkap jabatan sebagaimana dimaksud ayat (2) maka jabatan sebelumnya dinyatakan batal dengan sendirinya.

Bagian Kedua
Mekanisme Kerja

Pasal 6
(1) Ketua poktan bertugas memimpin dan sebagai penanggungjawab terhadap semua kebijakan yang diambil oleh Kelompok Tani Sekretaris bertugas sebagai Administrator Kelompok Tani Bendahara bertugas merencanakan dan melaksanakan pengumpulan dana serta mengelola tata administrasi keuangan sebaik-baiknya.
(2) Unit Usaha bertugas melaksanakan kebijakan poktan yang diamanatkan dalam Rapat Anggota sesuai bidang kerja masing-masing.

Bagian Ketiga
Pemberhentian Anggota Pengurus

Pasal 7
(1) Pemberhentian Pengurus Kelompok Tani AGROMULYO dapat dilakukan karena :
a. Meninggal dunia;
b. Berhenti atas permintaan sendiri secara tertulis;
c. Berhenti sebagai Anggota Kelompok Tani AGROMULYO;
d. Nyata-nyata tidak aktif dalam kegiatan kepengurusan poktan
e. Melakukan perbuatan yang menjatuhkan nama baik poktan Melanggar keputusan poktan yang telah diambil dengan sah.
f. Dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena sengaja melakukan tindak pidana kejahatan.
(2) Pemberhentian Pengurus poktan dilakukan dalam Rapat Anggota atau Rapat Anggota Luar Biasa.
(3) Sebelum Pemberhentian Pengurus poktan sebagaimana dimaksud ayat (2) dapat dilakukan pemberhentian sementara.
(4) Pemberhentian dan pemberhentian sementara Pengurus poktan dibuktikan dengan surat Keputusan poktan.
(5) Didalam Rapat Anggota atau Rapat Anggota Luar Biasa sebagaimana dimaksud ayat (2) anggota Pengurus poktan yang akan diberhentikan diberikan kesempatan untuk membela diri.

Bagian Keempat
Pengisian Lowongan Jabatan

Pasal 8
(1) Dalam hal terjadi lowongan jabatan Pengurus poktan , lowongan jabatan tersebut harus sudah diisi selambat-lambatnya dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari.
(2) Pengisian lowongan jabatan pengurus dilakukan dalam Rapat Anggota.
(3) Dalam hal terjadi lowongan jabatan maka Pengurus dapat menetapkan penggantinya melalui Rapat Perngurus poktan.

BAB IV
PERMUSYAWARATAN

Bagian Pertama
Paragrap Pertama
Rapat Anggota

Pasal 9
(1) Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi poktan yang diikuti oleh peserta dan utusan Rapat Anggota poktan .
(2) Peserta Rapat Anggota poktan terdiri dari :
a. Anggota;
b. Pengurus;
c. Penyuluh Pertanian Lapangan;
(3) Utusan Rapat Anggota poktan terdiri dari Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat yang dipilih oleh Pengurus poktan dengan mempertimbangkan keterwakilan dalam lingkungan masyarakat
(4) Setiap Peserta mempunyai hak suara dan hak bicara.
(5) Setiap utusan mempunyai hak bicara bukan hak suara.
(6) Rapat Anggota dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari seperdua dari jumlah peserta yang di undang, yang dibuktikan dengan daftar hadir.
(7) Keputusan-keputusan Rapat Anggota poktan dinyatakan sah apabila disetujui oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah peserta Rapat Anggota yang hadir.
(8) Pengambilan Keputusan mengenai orang dilakukan secara bebas dan rahasia.
(10) Tata tertib Rapat Anggota poktan disusun oleh Pengurus poktan dan dimintakan persetujuan peserta Rapat Anggota poktan.
(11) Rapat Anggota dilaksanakan sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun.

Paragrap Kedua
Rapat Pengurus

Pasal 10
(1) Peserta Rapat Pengurus adalah Pengurus poktan dan Badan Pendiri yang diselenggarakan untuk membahas dan mengkoordinasikan pelaksanaan berbagai keputusan yang diambil dalam Rapat Anggota.
(2) Setiap peserta Rapat Pengurus memiliki hak suara dan hak bicara.
(3) Rapat Pengurus sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya duapertiga dari akumulasi jumlah Pengurus poktan dan Anggota.
(4) Keputusan-keputusan Rapat Pengurus poktan dinyatakan sah apabila disetujui oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah peserta rapat yang hadir.
(5) Pengambilan Keputusan mengenai orang dilakukan secara bebas dan rahasia.
(6) Rapat Pengurus dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali dalam satu tahun.

Paragrap Ketiga
Rapat Koordinasi

Pasal 11
(1) Rapat Koordinasi adalah rapat antara Pengurus poktan dengan kelembagaan diluar poktan yang bertujuan untuk menjalin kemitraan dan kerja sama dengan memperhatikan prinsip saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan.
(2) Mekanisme waktu dan ketentuan rapat diputuskan dan disepakati bersama dengan memperhatikan kesamaan hak dan kewajiban.
Bagian Kedua
Rapat Anggota Luar Biasa

Pasal 12
(1) Rapat Anggota Luar Biasa bisa diadakan apabila Pengurus gapoktan dalam keadaan vakun dan atau tidak mampu melaksanakan tugas-tugasnya sebagaimana yang diamanatkan dalam Rapat Anggota.
(2) Rapat Anggota Luar Biasa sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat diadakan setelah diputuskan dalam Rapat Anggota poktan atas permintaan secara tertulis dari dua pertiga (2/3) jumlah anggota yang hadir yang telah memenuhi kuorum.
(3) Ketentuan-ketentuan tentang Rapat Anggota berlaku pula bagi Rapat Anggota Luar Biasa.
(4) Masa bakti Pengurus poktan hasil Rapat Anggota Luar Biasa melanjutkan masa bakti Pengurus poktan sebelumnya.

Bagian Ketiga
Paragrap Pertama
Musyawarah Kerja Pengurus

Pasal 13
(1) Musyawarah Kerja Pengurus diselenggarakan untuk memusyawarahkan dan mengambil keputusan tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan dan usaha poktan.
(2) Musyawarah Kerja Pengurus dihadiri oleh semua anggota pengurus dan seksi-seksi yang dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan.
(3) Acara dan tata tertib Musyawarah Kerja Pengurus ditentukan oleh Pengurus poktan.

Paragrap Kedua
Rembuk Warga

Pasal 14
(1) Rembuk Warga diselenggarakan oleh Pengurus poktan dan dihadiri oleh perwakilan semua golongan warga masyarakat Desa Torongrejo.
(2) Rembuk Warga dilaksanakan untuk mensoialisasikan program-program poktan serta untuk menampung saran, usulan dan masukan dari masyarakat luas kepada poktan.
(3) Rembuk Warga dilaksanakan pada saat diperlukan kepengurusan poktan.
(4) Acara dan tata tertib Rembuk Warga ditentukan oleh Pengurus gapoktan.

Paragrap Ketiga
Musyawarah-Musyawarah lain

Pasal 15
(1) Dalam keadaan tertentu Pengurus poktan dapat menyelenggarakan musyawarah-musyawarah yang bersifat darurat yang dipandang perlu untuk membahas permasalahan-permasalahan yang timbul dan memerlukan penyelesaian secara cepat dan tepat.
(2) Teknis dan tata cara serta ketentuan musyawarah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) menyesuaikan dengan keadaan saat dilaksanakannya musyawarah tersebut.

BAB V
KEUANGAN
Bagian Pertama
Permodalan

Pasal 12
(1) Modal poktan diperoleh dari simpanan anggota poktan yang terdiri dari uang pangkal, simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan suka rela.
(2) Batuan pemerintah.
(3) Modal pinjaman dari lembaga-lembaga keuangan dan sumber-sumber lain yang sah.

Bagian Kedua
Simpanan Anggota

Pasal 13
(1) Uang pangkal adalah uang yang harus dibayarkan oleh anggota poktan pada saat mendaftarkan diri sebagai anggota poktan.
(2) Uang pangkal anggota ditetapkan sebesar Rp. 15.000,00 (lima belas ribu rupiah).

Pasal 14
(1) Setiap anggota menyimpan simpanan pokok atas namanya pada poktan sebesar Rp. 20.000,00 (dua puluh ribu rupiah).
(2) Uang simpanan pokok dibayarkan setiap satu tahun sekali.

Pasal 15
(1) Setiap anggota diwajibkan untuk membayar simpanan wajib setiap bulannya.
(2) Besarnya simpanan wajib bagi anggota poktan ditetapkan sejumlah Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah).

Bagian Ketiga
Sisa Hasil Usaha

Pasal 16
(1) Sisa Hasil Usaha merupakan pendapatan poktan yang diperoleh dari hasil usaha poktan yang dihitung pada satu tahun buku setelah dikurangi biaya-biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya dalam tahun buku bersangkutan.
(2) Besarnya pembagian Sisa Hasil Usaha poktan adalah disesuaikan dengan keadaan Keuangan poktan.
(3) Penggunaan dana-dana tersebut diatur lebih lanjut dalam rapat pengurus poktan.

BAB V
PENUTUP

(1) Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur lebih lanjut oleh Pengurus poktan.
(2) Anggaran Dasar ini hanya dapat diubah oleh Rapat Anggota.
(3) Anggaran Rumah Tangga ini disahkan dalam rapat Anggota yang diselenggarakan tanggal 9 Nopember 2015 di Sekretariat Gapoktan Desa Torongrejo.

Ditetapkan di : Batu
Pada tanggal : 9 Nopember 2015

KELOMPOK TANI
AGROMULYO

Ketua Sekretaris

NUR SOLEH SULIONO

;